IPM Gardu Terdepan Muhammadiyah: Pesan Penting Haedar Nashir di Yogyakarta
2026-04-14 07:58:13 | Berita
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) memiliki peran krusial dalam keberlangsungan persyarikatan Muhammadiyah. Hal ini ditegaskan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, dalam amanatnya pada acara Pengukuhan PP IPM periode 2026–2028. Acara bersejarah ini berlangsung pada hari Ahad, 12 April 2026, di Amphiteater Universitas Ahmad Dahlan, Kampus 4, Yogyakarta, menegaskan posisi vital kader IPM sebagai kader utama persyarikatan.
Pentingnya Memahami Muhammadiyah Sejak Dini
Haedar menegaskan bahwa pengalaman yang diperoleh saat bergerak dalam IPM membentuk pemahaman mendalam tentang Muhammadiyah. Organisasi ini bukan hanya sekadar wadah, melainkan juga fondasi utama bagi segala aktivitas pergerakan. Oleh karena itu, para kader IPM diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai Muhammadiyah sejak dini.
Kader IPM: Unggul dalam Kemuhammadiyahan dan Cerdas Berilmu
Dalam pesannya, Haedar Nashir menekankan perlunya kader IPM memiliki keunggulan dalam kemuhammadiyahan. Keunggulan ini menjadi harapan besar bagi organisasi. Ia menyarankan agar kader IPM:
- Mengedepankan ilmu dan kecerdasan.
- Membawa misi organisasi ke berbagai lapisan masyarakat secara persuasif.
Haedar menginspirasi kader untuk menjadi "ulil albab", yaitu pribadi yang mampu mengamati berbagai perspektif, mengkaji, dan memahami secara mendalam. Untuk mencapai tingkatan ini, penanaman pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai dasar menjadi esensial.
Pesan Al-Quran dan Sunnah Sebagai Fondasi Dinamis
Nilai-nilai dasar yang dimaksud Haedar bersumber dari Al-Quran dan sunnah. Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai ini tidak boleh hanya dianggap sebagai norma statis. Sebaliknya, diperlukan pemahaman yang luas dan ilmiah terhadap ajaran tersebut agar dapat diimplementasikan secara relevan dalam setiap gerakan.
IPM Sebagai Pelopor dan Penyempurna Amanah
Haedar juga mengingatkan agar pergerakan IPM harus lebih dinamis dan progresif, jauh dari kesan pasif. Ia mengamanahkan bahwa kader IPM adalah:
- Pelopor: Berani memulai perubahan positif.
- Pelangsung: Meneruskan estafet perjuangan dengan semangat baru.
- Penyempurna amanah: Berkontribusi melengkapi dan meningkatkan capaian generasi sebelumnya.
Dengan demikian, IPM diharapkan terus melahirkan generasi yang lebih baik dari generasi sebelumnya, membawa kemajuan bagi Muhammadiyah dan masyarakat.
Kontributor Riko Adi Viantoro |Editor Abdullah Aziz Sembada