BAREMUBOS-PMR WIRA Puskesmas Bobotsari Cek Kesehatan Gratis Ratusan Siswa SMK MUBOS
2026-10-13 12:37:56 | Berita, AUM
BAREMUBOS-PMR WIRA SMK Muhammadiyah Bobotsari (SMK MUBOS) bersama UPTD Puskesmas Bobotsari menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi ratusan siswa kelas X dan XI pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan layanan kesehatan dasar dalam mendeteksi dini kondisi kesehatan pelajar sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat sejak remaja.
Bertempat di lingkungan SMK MUBOS Bobotsari, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI dengan antusiasme tinggi. Pemeriksaan dilakukan oleh tenaga medis profesional dari Puskesmas Bobotsari yang didampingi oleh kader BAREMUBOS-PMR WIRA SMK MUBOS sebagai panitia pelaksana. Pembina ekstrakurikuler PMR, Siti Milawati Dewi S.Pd., turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Pemeriksaan Fisik Komprehensif untuk Kelas X dan XI
Ratusan siswa mengantre dengan tertib di titik-titik pemeriksaan yang telah disiapkan. Para tenaga medis dari Puskesmas Bobotsari melakukan serangkaian pengukuran dan pemeriksaan fisik, meliputi pengukuran tinggi badan dan berat badan, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan panca indra (mata, telinga, hidung, tenggorokan), serta pemeriksaan fisik luar secara menyeluruh.
Setiap siswa mendapatkan kartu hasil pemeriksaan yang mencatat temuan awal. Bila ditemukan indikasi gangguan kesehatan, tenaga medis memberikan rekomendasi awal dan rujukan untuk pemeriksaan lanjutan ke Puskesmas Bobotsari. Pendekatan preventif ini sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menekankan upaya promotif dan preventif di fasilitas pelayanan kesehatan.
Pemeriksaan fisik ini sangat penting mengingat masa remaja adalah periode pertumbuhan pesat. Deteksi dini terhadap kelainan postur, gangguan penglihatan, atau tekanan darah tidak normal dapat mencegah masalah kesehatan yang lebih serius di kemudian hari. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program kegiatan Muhammadiyah Purbalingga dalam bidang sosial-kesehatan yang memberdayakan amal usaha pendidikan.
Skrining Kesehatan Mental dan Laboratorium Sederhana
Keunikan kegiatan kali ini adalah adanya skrining kesehatan jiwa yang jarang dilakukan dalam pemeriksaan kesehatan sekolah pada umumnya. Tenaga medis mewawancarai setiap siswa dengan instrumen deteksi dini untuk mengetahui kondisi emosional, tingkat stres, dan kebiasaan sehari-hari termasuk kebiasaan merokok. Skrining ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi siswa yang mungkin membutuhkan pendampingan psikologis.
Selain skrining jiwa, tim medis juga melakukan pemeriksaan laboratorium sederhana meliputi cek gula darah dan kadar hemoglobin. Pemeriksaan gula darah membantu mendeteksi risiko diabetes sejak dini, sedangkan cek hemoglobin penting untuk mengetahui status anemia pada remaja — terutama remaja putri yang rentan mengalami kekurangan zat besi.
Kombinasi pemeriksaan fisik, laboratorium, dan skrining kesehatan jiwa dalam satu kegiatan menunjukkan pendekatan holistik terhadap kesehatan pelajar. Kesehatan fisik dan mental adalah dua sisi yang tidak terpisahkan dalam menunjang prestasi belajar yang optimal. Sekolah yang sehat adalah sekolah yang memperhatikan keseimbangan keduanya.
Tujuan: Deteksi Dini dan Prestasi Belajar Optimal
Kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, mendeteksi dini kondisi kesehatan para siswa agar masalah kesehatan yang mungkin tidak disadari dapat segera ditangani. Kedua, meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja. Ketiga, menunjang prestasi belajar yang optimal melalui kondisi fisik dan mental yang prima.
Siti Milawati Dewi S.Pd., pembina ekstrakurikuler PMR, menyampaikan bahwa kolaborasi antara BAREMUBOS-PMR WIRA dengan Puskesmas Bobotsari merupakan agenda rutin yang terus dikembangkan. "Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi kebiasaan baik yang terus berlanjut. Siswa yang sehat akan lebih fokus dalam belajar dan lebih produktif dalam berkegiatan," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Kolaborasi Pendidikan dan Kesehatan untuk Generasi Sehat
Sinergi antara SMK MUBOS, Puskesmas Bobotsari, dan BAREMUBOS-PMR WIRA menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor yang efektif. Sekolah tidak bisa berdiri sendiri dalam menjamin kesehatan siswa — dibutuhkan keterlibatan tenaga medis profesional dan dukungan organisasi kesiswaan seperti PMR.
Kegiatan ini juga memperkuat peran amal usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan sebagai agen perubahan sosial. Sebelumnya, SMK MUBOS juga menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Sangkanayu sebagai bentuk kepedulian sosial — sebuah aksi peduli SMK MUBOS salurkan air bersih untuk warga Mrebet. Kini, perhatian pada kesehatan internal siswa menjadi prioritas yang tidak kalah penting.
Dengan terlaksananya cek kesehatan gratis ini, diharapkan para siswa SMK MUBOS semakin sadar akan kondisi kesehatan masing-masing dan termotivasi untuk menjalani gaya hidup sehat. Sebab, investasi terbaik bagi masa depan adalah tubuh dan jiwa yang sehat.
Kontributor Iswanto |Editor Abdullah Aziz Sembada