PDNA Purbalingga Ikuti ToT Duta Literasi dan Inklusi Keuangan Jateng
2026-10-13 11:04:28 | Berita, PDNA
Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Purbalingga mengirimkan satu kader terbaiknya untuk mengikuti Training of Trainers (ToT) Duta Literasi dan Inklusi Keuangan (DILAN) Jawa Tengah. Kegiatan ini digelar pada 10-11 Oktober 2026 di Hotel Rooms Inc, Semarang, dan diikuti oleh 70 kader Nasyiatul Aisyiyah dari tingkat wilayah, cabang, serta perwakilan kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Acara ini diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Tengah. Tujuan utamanya adalah mencetak kader Nasyiatul Aisyiyah yang kompeten di bidang jasa keuangan, sehingga mampu menjadi narasumber dan agen literasi keuangan di daerah masing-masing.
Desi Wijayanti Ma'rufah Wakili PDNA Purbalingga
PDNA Purbalingga menunjuk Desi Wijayanti Ma'rufah, Bendahara Umum PDNA Purbalingga, sebagai peserta dalam ToT DILAN Jawa Tengah ini. Keikutsertaan Desi menjadi bukti komitmen PDNA Purbalingga dalam meningkatkan kapasitas kader di bidang literasi dan inklusi keuangan, sejalan dengan program prioritas organisasi.
Sebelumnya, PDNA Purbalingga juga aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan kader, termasuk perayaan Milad Nasyiatul Aisyiyah ke-95 dan peluncuran buku kumpulan kisah inspiratif karya kader. Keikutsertaan dalam ToT ini melengkapi upaya berkelanjutan PDNA dalam membentuk kader yang militan, cerdas, dan bermanfaat bagi umat.
Materi Pelatihan: Dari Pengelolaan Keuangan hingga Komunikasi Persuasif
Selama dua hari pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif dari narasumber yang berasal dari OJK, Bank Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, BPJS Kesehatan, PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah 1, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dan PT Pegadaian.
Materi yang disampaikan mencakup:
- Pengelolaan keuangan yang bijak
- Tugas dan fungsi OJK serta pelindungan konsumen
- Kewaspadaan terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan judi online
- Pengenalan modus penipuan keuangan dan cara menghindarinya
- Sistem pembayaran QRIS dan kebanksentralan
- Layanan perbankan syariah
- BPJS Kesehatan
- Program PNM (Permodalan Nasional Madani)
- Pegadaian dan tabungan emas
- Pengenalan pasar modal dan reksa dana
- Keterampilan komunikasi persuasif dalam edukasi keuangan
Program DILAN: Kader Nasyiatul Aisyiyah sebagai Penggerak Literasi Keuangan
Program Duta Literasi dan Inklusi Keuangan (DILAN) Jawa Tengah dirancang untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga ke tingkat akar rumput melalui jejaring Nasyiatul Aisyiyah yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Kader yang dilatih diharapkan mampu:
- Menjadi narasumber literasi keuangan di daerah masing-masing
- Menyampaikan pengetahuan finansial secara efektif dengan keterampilan komunikasi persuasif
- Mengedukasi masyarakat mengenali risiko investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan penipuan keuangan
- Mendorong penggunaan produk dan layanan keuangan yang aman, tepat, bertanggung jawab, dan terlindungi
Inisiatif ini sejalan dengan strategi nasional literasi keuangan yang didorong OJK dan Bank Indonesia, serta memperkuat peran Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muda yang tidak hanya bergerak di bidang keagamaan dan sosial, tetapi juga berkontribusi membangun perempuan yang cerdas dan berdaya secara finansial.
Bendahara Umum PWNA Jateng Apresiasi Kolaborasi dengan OJK
Bendahara Umum PWNA Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara PWNA Jateng, OJK Provinsi Jawa Tengah, dan TPAKD Provinsi Jawa Tengah. Kemitraan ini dinilai strategis karena menggabungkan otoritas regulator (OJK), akses kebijakan daerah (TPAKD), dan jaringan organisasi luas (Nasyiatul Aisyiyah) untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan keikutsertaan PDNA Purbalingga melalui Desi Wijayanti Ma'rufah, diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat segera ditindaklanjuti melalui kegiatan edukasi di Purbalingga, khususnya bagi perempuan muda dan masyarakat umum yang butuh literasi keuangan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Muhammadiyah Purbalingga dalam mengembangkan kader yang memiliki kompetensi di bidang jasa keuangan, sebagai wujud amar ma'ruf nahi munkar dalam konteks perlindungan konsumen dan kemandirian finansial umat.
Kontributor Desi Wijayanti Ma'rufah |Editor Abdullah Aziz Sembada