Mengonsolidasi Dakwah dan Kemasjidan: Kontribusi Muhammadiyah Purbalingga di Eks Karesidenan Banyumas
2026-05-04 13:48:49 | Berita, PDM
Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah baru-baru ini menggelar kegiatan penting bertajuk Konsolidasi Dakwah dan Kemasjidan se-Eks Karesidenan Banyumas. Acara yang berlangsung pada Ahad, 3 Mei 2026, di Masjid At-Tajdid Kampus 2 UMP ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi dakwah dan pengelolaan masjid di empat wilayah utama: Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap.
Sinergi Kuat untuk Dakwah Berkemajuan
Kegiatan ini secara khusus melibatkan berbagai elemen penting, mulai dari unsur pimpinan daerah Muhammadiyah (PDM), takmir masjid unggulan, hingga lembaga terkait. Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas dakwah dan manajemen kemasjidan. Konsolidasi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga kesempatan untuk menyelaraskan arah dan tujuan dakwah Muhammadiyah di tingkat regional.
Rangkaian Acara yang Komprehensif
Acara diawali dengan proses registrasi peserta yang antusias. Setelah itu, pembukaan dilaksanakan dengan penuh khidmat, menampilkan tilawah Al-Qur’an oleh Yogi Ikhlas S, S.Pd., lantunan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, serta laporan dari Wakil Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, Dr. Asep Daud Kosasih, M.Ag. Sambutan hangat juga disampaikan oleh BPH Universitas Muhammadiyah Purwokerto Associate Prof. Dr. Ibnu Hasan, M.Ag, dan arahan berharga dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah oleh Dr. Waluyo, Lc., M.A.
Sesi inti konsolidasi diisi dengan berbagai materi krusial guna memperkaya wawasan dan keterampilan para peserta, antara lain:
- Program Dakwah Muhammadiyah oleh Ust. Talqis Nurdianto, Lc., M.A., Ph.D., yang mengulas strategi dakwah Muhammadiyah yang relevan dengan perkembangan zaman.
- Pedoman dan Ketentuan Masjid serta KMM oleh Dr. Waluyo, Lc., M.A., memberikan panduan praktis dalam pengelolaan masjid.
- SITAMA dan Pendataan Dakwah oleh Tim MT PPM, yang memperkenalkan inovasi dalam sistem informasi dan pendataan kegiatan dakwah.
- Dinamika Dakwah se-Karesidenan Banyumas melalui praktik baik dari empat PDM, menawarkan studi kasus dan pembelajaran dari pengalaman nyata di lapangan.
- Digitalisasi Masjid Muhammadiyah oleh Tim IT Masjid Raya Al Falah Sragen, membahas pemanfaatan teknologi untuk kemajuan masjid.
Selain sesi materi, kegiatan ini juga memfasilitasi sesi diskusi interaktif, ishoma, dan coffee break yang berhasil mempererat ukhuwah antar peserta, menciptakan suasana kolaboratif yang kondusif.
Komitmen PDM Purbalingga yang Menginspirasi

Salah satu poin penting dalam konsolidasi ini adalah kehadiran optimal dari PDM Purbalingga. Seluruh 26 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Purbalingga turut serta, ditambah dengan unsur UPP dan Ortom daerah PDM Purbalingga. Kehadiran yang massif ini menjadi bukti nyata komitmen kuat PDM Purbalingga dalam mendukung dan menguatkan gerakan dakwah serta pengelolaan kemasjidan di tingkat lokal. Optimalisasi peran PDM Purbalingga diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi wilayah lain dalam upaya dakwah Muhammadiyah.
Masa Depan Dakwah Muhammadiyah
Dr. Asep Daud Kosasih, M.Ag, dalam materi terakhir dan penutupan kegiatan, menyampaikan harapannya agar konsolidasi ini mampu meningkatkan kualitas pengelolaan dakwah dan kemasjidan secara terintegrasi dan berbasis data. Beliau 강조, "Konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan visi serta memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah di tingkat daerah."
Melalui kegiatan yang telah diinisiasi oleh Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, Dr. H. Ali Trigiyatno, M.Ag, ini, diharapkan dakwah Muhammadiyah senantiasa kokoh, adaptif terhadap arus perkembangan zaman, dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi umat dan masyarakat luas.
Kontributor Aris Pujianto |Editor Abdullah Aziz Sembada